Jihad di Indonesia Harus Disiapkan

    

Di penghujung bulan April ini, umat Islam Bekasi disulut kemarahannya oleh umat Kristen melalui penghinaan dan penghujatan terhadap Islam dalam blog Santo Bellarminus Bekasi.
Blog dengan titel “habisi Islam di Indonesia” yang diposting hari Rabu, 21 April 2010 pukul 02:05, tersebut melakukan penghinaan terhadap Allah, rasul-Nya, dan ajaran Islam yang tidak pantas untuk diungkapkan di depan umum, karena kata-katanya yang jorok dan menjijikkan.

Penghinaan tidak sampai di situ, mereka memajang foto kitab suci Al-Qur’an warna hijau yang dimasukkan ke dalam lobang kloset, sungguh penghinaan yang keterlaluan.

Di dalamnya juga diungkap misi pembuatnya, kelompok yang menamakan diri sebagai Gerakan Membasmi Islam (GMI), yang ingin memurtadkan umat Islam dari agamanya. Lantas diikuti sumpah untuk mengganyang Islam dari muka bumi, dengan kalimat sbb:

“Jadi anda mulai sekarang harus masuk Kristen/Katolik,
karena ini agama terbaik!! Dalam nama Tuhan Yesus!! Aku bersumpah akan
mengganyang Islam. Setelah kerusuhan kemarin tanjung priok banyak orang
Kristen yang jadi korbban, awas kau Islam!! Siap-siap ka’bah dan
masjid-masjid akan kita bakar!! Hidup GMI”

Itulah tabi’at kaum kafir terhadap Islam, senantiasa memendam kebencian dan permusuhan terhadapnya. Namun sayang, banyak umat Islam yang sok toleran tidak mempercayainya. Bahkan, sering menuduh orang Islam sendiri sebagai dalang konflik antar agama. Padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjelaskan isi hati orang kafir dalam beberapa firman-Nya, antara lain:

1. QS. Al Baqarah: 109

وَدَّ كَثِيرٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّونَكُمْ
مِنْ بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِهِمْ
مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ

Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran.” (QS. Al Baqarah: 109)

Dalam ayat ini, Allah memberitahukan kepada kaum mukminin akan sikap memushi ahli kitab terhadap mereka, dalam dzahir dan batinnya. Allah juga mengabarkan tentang kedengkian mereka terhadap kaum mukminin, padahal mereka mengetahui keutamaan kaum mukminin dan keutamaan Nabi mereka. Dan puncak kedengkian mereka sampai ingin memurtadkan mereka dari Islam.

2. QS. Al Baqarah: 120

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.”

Dalam ayat ini Allah mengabarkan permusuhan kaum Yahudi dan Nasrani terhadap Nabi Muhammad dan para sahabatnya. Karenanya, Allah perintahkan kepada Nabi-Nya agar tidak mencari keridlaan mereka dan tidak menuruti keinginan mereka. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan umatnya untuk memusuhi mereka dan mengabarkan akan adanya
kelompok yang senantiasa memusuhi mereka. Beliau bersabda,

لا تزال طائفة من أمتي يقتتلون على الحق ظاهرين، لا يضرهم من خالفهم، حتى يأتي أمر الله

akan senantiasa ada sekelmpok dari umatku yang berperang di atas kebenaran dengan terang-terangan. Mereka tidak peduli dengan orang-orang yang menyelisihi sehingga datang urusan Allah.” (HR. Muslim)

3. QS. Al Baqarah: 217:

وَلَا يَزَالُونَ يُقَاتِلُونَكُمْ حَتَّى يَرُدُّوكُمْ عَنْ دِينِكُمْ إِنِ اسْتَطَاعُوا

Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup.

4. QS. Ali Imran: 118

قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ

Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi.
Karenanya, Allah melarang kaum mukminin untuk mengangkat orang kafir sebagai pemimpin dan memberikan loyalitas mereka kepadanya.

Masih banyak ayat lain yang mengungkapkan kebencian dan permusuhan orang kafir terhadap Islam. Jika mereka mampu, pasti akan melakukan gerakan-gerakan untuk memurtadkan umat Islam atau memberhangus umat Islam sehingga punah dari muka bumi ini. Karenanya, Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan umat Islam untuk mempersiapkan kekuatan fisik guna menghadapi kaum kafirin yang senantiasa dengki dan memusuhi mereka.

Jika mereka mampu, pasti akan melakukan gerakan-gerakan
untuk memurtadkan umat Islam atau memberhangus umat Islam sehingga
punah dari muka bumi ini.

Karenanya, Allah memerintahkan umat Islam untuk mempersiapkan kekuatan fisik guna menghadapi kaum kafirin. .

Allah Ta’ala berfirman,

وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ وَمِنْ
رِبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ
وَآَخَرِينَ مِنْ دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ يَعْلَمُهُمْ

Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya.” (QS. Al Anfal: 60)

Kandungan ayat ini sangat jelas, Allah memerintahkan kaum mukminin untuk mempersiapkan segala kekuatan yang mampu untuk diwujudkan, baik kekuatan akal, badan, persenjataan, dan semisalnya yang bisa digunakan untuk memerangi orang-orang kafir yang senantiasa berusaha memerangi dan menghancurkan agama Islam dan pemeluknya. Tujuannya, agar niat orang kafir untuk memerangi dan membantai kaum muslimin tidak diwujudkan karena gentar dan takut melihat kekuatan kaum muslimin. Hal ini karena, jika umat Islam memiliki kekuatan dan kemampuan untuk berperang akan membuat takut musuh-musuh dari kalangan kafirin dan munafikin dari melakukan penyerangan. Jika mereka melihat umat Islam lemah, tidak memiliki kekuatan, dan tidak berlatih perang sehingga terlihat tidak mampu menghalau dan melawan musuh, maka mereka akan
bersemangat untuk memerangi umat Islam.

Hal ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala:

. .  dan hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata.
Orang-orang kafir ingin supaya kamu lengah terhadap senjatamu dan harta
bendamu, lalu mereka menyerbu kamu dengan sekaligus.
” (QS. Al Nisa’: 102)

 Jika mereka melihat umat Islam lemah, tidak memiliki

kekuatan, dan tidak berlatih perang sehingga terlihat tidak mampu
menghalau dan melawan musuh, maka mereka akan bersemangat untuk
memerangi umat Islam.

Kesimpulannya, bahwa kaum muslimin harus mulai mempersiapkan jihad

dengan mulai berlatih fisik, mempersiapkan alat-alat berperang, dan melakukan upaya-upaya untuk kesempurnaan jihad fi sabilillah. Wallahu a’lam bil shawab.

(syk/alm/Voa-islam)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: